Bayi yang meninggal dalam mimpi hampir tidak pernah dibaca harfiah oleh penafsir Nusantara, dan justru sering diberi catatan agar tidak ditakuti berlebihan. Karena bayi dibaca sebagai awal, kematiannya umumnya diartikan sebagai rencana yang berhenti sebelum sempat berjalan. Penafsir menghubungkannya dengan usaha yang batal, niat yang urung, atau harapan yang dilepaskan sendiri oleh pemimpi. Yang diperhatikan biasanya perasaan yang tertinggal setelah bangun. Rasa lega dibaca sebagai keputusan melepas yang sebenarnya sudah tepat, sedangkan rasa kehilangan yang dalam dibaca sebagai sesuatu yang masih ingin diperjuangkan.
diberi anak kecil atau bayi — Akan memperoleh rezeki besar.
dihor mati anak-anak — Ada peristiwa yang membahagiakan dalam keluarga.
dirinya bercakap-cakap dengan orang mati — Akan sia-sia pekerjaannya dan cita-citanya gagal.
mati (dirinya mati ) — Akan lanjut usia.
Tafsir Islam yang beredar di Indonesia umumnya menolak membaca mimpi kematian secara harfiah, termasuk kematian bayi. Sebagian penukil membacanya sebagai berakhirnya suatu urusan dan bergantinya keadaan. Catatan keimanan: dalam Islam mimpi tidak dijadikan dasar keyakinan, dan angka yang dicantumkan di halaman ini murni catatan budaya, bukan anjuran agama.
Kode erek-erek: 99
2D: 91 · 30 · 60 · 80
3D: 447 · 442
4D: 1196 · 7196